Palestina: Korban Genosida Global

Oleh: Rohana Muhaidawati


“Palestina” adalah negara milik semua umat Muslim di dunia, negara yang dido’akan langsung oleh Rasulullah saw. Dan sebagai tanah suci 3 agama “Islam, Kristen, dan Yahudi”, dan untuk saat ini “Palestina” adalah negara yang telah menjadi pusat konflik berkepanjangan dari zaman dahulu sampai masa kini, karena peristiwa atau kejadian yang terjadi di sana atas kekejaman zionis yang ingin memperebutkan tanah suci umat Muslim dari tangan penduduk lokal yang tinggal di sana, dan peristiwa untuk saat ini di “Palestina” adalah peristiwa yang paling kejam sepanjang sejarah dalam pembantaian yang dilakukan oleh zionis dengan meluncurkan senjata yang tidak pernah kita kira akan kengerian senjata itu, bahkan secara Internasional saja, senjata ini sangat dilarang dan dikecam oleh dunia jika digunakan untuk menyerang suatu negara ataupun tujuan tertentu, karena kengerian dampaknya di luar nalar manusia.


Seperti yang dikutip dalam detiknews, ribuan warga Palestina “lenyap” akibat senjata yang digunakan militer Israel di Jalur Gaza sejak perang berkecamuk pada Oktober 2023, kata “lenyap” ini yakni warga Palestina korban pencaplokan militer Israel tidak dapat menemukan jenazahnya karena amunisi termal dan termobarik, dugaan amunisi ini berdasarkan laporan investigasi khusus Al Jazeera, media terkemuka yang berbasis di Qatar. Investigasi ini dilaporkan oleh Al Jazeera dan dilansir Anadolu Agency, Jumat, 13 Februari 2026.


Dalam laporan tersebut, “lenyapnya” warga Palestina dikaitkan dengan penggunaan senjata bersuhu tinggi oleh Israel, yang diduga senjata ini mampu membuat jaringan tubuh manusia menguap tanpa meninggalkan jejak.


Dalam data yang dikumpulkan oleh tim pertahanan sipil Gaza sejak awal perang pada Oktober 2023, menyebutkan bahwa investigasi khusus mereka mencatat ada sedikitnya 2.842 warga Palestina yang diklasifikasikan “menguap” tanpa meninggalkan sedikit sisa-sisa selain percikan darah atau fragmen kecil daging, dan angka tersebut didasarkan pada dokumentasi lapangan di Jalur Gaza, dan bukan angka perkiraan.


Juru bicara otoritas pertahanan sipil, Mahmoud Bassal, mengatakan kepada Al Jazeera, bahwa timnya mengunakan metode “eliminasi” di lokasi yang terkena serangan. Metode ini adalah metode yang membandingkan jumlah penghuni yang diketahui di dalam bangunan yang dihantam serangan dengan jumlah jenazah yang ditemukan setelahnya.


Menurut keterangan salah satu warga Palestina, Yasmin Mahani, mengatakan bahwa dirinya tidak dapat menemukan jenazah putranya, Saad, setelah dia melakukan pencarian di reruntuhan sekolah al-Tabin di area Gaza City yang hancur akibat serangan Israel pada 10 Agustus 2024 lalu.


Dari serangan ini, beberapa pakar menghubungkan fenomena ini dengan penggunaan secara sistematis amunisi termal dan termobarik, yang dipasok Amerika Serikat oleh militer Israel, dan amunisi ini dilarang secara internasional, karena amunisi ini sering disebut bom vakum, yang mampu menghasilkan suhu melebihi 3.500 derajat celcius. Beberapa tipe amunisi ini digunakan oleh Israel di Jalur Gaza, mencakup bom MK-84, bom penghancur bunker BLU-109, dan bom luncer presisi GBU-39 menurut laporan Al Jazeera.

Seperti pakar militer Rusia, Vasily Fatigarov, mengatakan senjata termobarik ini tidak hanya membunuh, melainkan melenyapkan materi, tidak seperti peledak konvensional, senjata ini menyebarkan awan bahan bakar yang menciptakan bola api yang sangat besar dan efek vakum., Beliau mengatakan bom MK-84 buatan AS ini mempunyai bobot 900 kilogram dan berisi tritonal, yang mampu menghasilkan panas hingga 3.500 derajat celcius, sedangkan BLU-109 penghancur bunker, mampu menciptakan bola api besar di dalam ruangan tertutup, membakar habis segala sesuatu yang berada dalam jangkauannya.


Dalam laporan Al Jazeera, menyebut bahwa bom ini digunakan dalam serangan Israel di Al-Mawasi, Jalur Gaza, pada September 2024., juga bom GBU-39, digunakan dalam serangan di sekolah Al-Tabin, bom ini mampu ‘membunuh melalui gelombang tekanan yang merusak paru-paru dan gelombang termal yang membakar jaringan lunak’, dan otoritas tim pertahanan sipil Gaza mengomfirmasikan bahwa temuan serpihan bom GBU-39 di lokasi tersebut dinyatakan ‘lenyap’.


Menanggapi laporan tersebut, pakar hukum menilai penggunaan senjata tanpa pandang bulu ini tidak hanya melibatkan Israel, tetapi negara Barat yang memasoknya.


Menurut pengacara dan dosen Georgetown University di Qatar, Diana Buttu, mengatakan bahwa serangan ini terjadi adalah genosida global, bukan genosida Israel semata saja.


Maka dari itu, negari-negeri Muslim di dunia harus bersatu untuk memperjuangkan hak atas saudara kita di “Palestina” dengan seruan jihad fi sabilillah, karena hanya dengan itu Israel dan antek-anteknya dapat dengan mudah dilenyapkan dari bumi suci kita “Palestina”,

Karena sesungguhnya Muslim adalah umat yang satu, hal ini sebagaimana Allah Swt. tegaskan dalam seperti firman-Nya, dalam surah Al-Mu’minun ayat 52, yang artinya, “Dan sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhan-mu, maka bertakwalah kepada-Ku. Dan Allah Swt. juga telah berjanji dalam firman-Nya, dalam surah An-Nur ayat 55, yang artinya, “Allah Swt. telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridai untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apa pun. Tetapi siapa yang (tetap) kafir sesudah janji itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.”


Wallahualam bissawab.

Nama

Bisnis,4,Filipina,1,internasional,1,KAI,35,Kampus,9,Kejati Sumbar,1,Kesehatan,1,Kota Padang,14,Motivasi,2,Nasional,19,Opini,49,ParagonCorp,1,Pasaman Barat,1,Pendidikan,5,Polri,1,Puisi,2,Sastra,2,Sawahlunto,1,Solusi Pengangguran,1,Sumbar,57,Teknologi,1,TNI,2,UNP,2,
ltr
item
Suara Padang: Palestina: Korban Genosida Global
Palestina: Korban Genosida Global
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigxwponr38hOAzchndV1L58BY6u7MeR8ukVnDW0BQbH1skSMvLBiHDqaQtgHDS6UJSTWh8bAAX7xc3cgIJOVmGI8k_GGkUJV46OdNSFFJMMiRyYQbTeTo7N1WFIKvN6_lvv0In_d01qdm9NfxY9KAHlRb1ejoju2_px-zWOTFfiMTYRdKGWGPuutNj/s320/1000025715.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigxwponr38hOAzchndV1L58BY6u7MeR8ukVnDW0BQbH1skSMvLBiHDqaQtgHDS6UJSTWh8bAAX7xc3cgIJOVmGI8k_GGkUJV46OdNSFFJMMiRyYQbTeTo7N1WFIKvN6_lvv0In_d01qdm9NfxY9KAHlRb1ejoju2_px-zWOTFfiMTYRdKGWGPuutNj/s72-c/1000025715.jpg
Suara Padang
https://www.suarapadang.com/2026/02/palestina-korban-genosida-global.html
https://www.suarapadang.com/
https://www.suarapadang.com/
https://www.suarapadang.com/2026/02/palestina-korban-genosida-global.html
true
6569573957489143437
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content