DEMILITERISASI GAZA, ANTARA PERDAMAIAN DAN PENINDASAN?

 


Oleh: Yulia ningsih | Aktivis Dakwah Islam


Gaza, sebuah wilayah kecil di Timur Tengah, telah lama menjadi titik api konflik antara Palestina dan Israel. Dalam beberapa dekade terakhir, upaya demiliterisasi telah menjadi salah satu strategi yang di gunakan oleh kekuatan Barat untuk mengontrol perlawanan rakyat Gaza.Namun, apakah demiliterisasi benar-benar dapat membawa perdamaian ? ataukah hanya menjadi alat untuk membungkam suara rakyat Palestina ? ataukah demiliterisasi di gunakan sebagai alat politik untuk menghancurkan perlawanan rakyat Gaza dan implikasinya bagi masa depan Palestina”.


Dikutip dari ANTARA.com, dewan perdamaian ( Board of peace/BOP) di sebut mendesak Hamas agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demliterisasi jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini, kata laporan media.


New York Times, mengutif sumber, pada Senin menyampaikan bahwa Amerika Serikat menginginkan Hamas menyerahkan senjata hampir semua persenjataannya serta menyerahkan peta jaringan terowongan bawah tanah jalur Gaza.


Kemudian, perwakilan dari kedua pihak akan bertemu di Mesir pada Selasa ini dalam rangka merampungkan kesepakatan demiliterisasi pada akhir pekan ini, meski jadwal pertemuan tersebut masih bisa berubah.


November lalu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengadopsi Resolusi 2803 yang menyetujui imflementasi rencana perdamaian Gaza yang di sepakati Hamas dan Zionis Israel pada Oktober 2025.


Pada pertengahan Januari lalu, Duta khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Steve witkoff, mengumumkan pelaksanaan tahap kedua rencana perdamaian Gaza.


Tahap tersebut mencakup penarikan tentara Zionis dari wilayah Gaza, pengerahan pasukan stabilisasi internasional (ISF), dan pendirian struktur pemerintahan baru untuk Gaza di bawah BOP yang di pimpin Trump.


Adapun Trump mengumumkan pendirian BOP pada Januari dan mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung. Pertemuan perdana BOP berlangsung di Washington pada 19 Januari dengan di hadiri oleh perwakilan dari 20 negara.


Meski dengan berjalannya transisi menuju tahap kedua rencana perdamaian Gaza yang di susun Trump, bentrokan di laporkan masih terus terjadi antara kelompok pejuang Palestina dengan pasukan penjajah Zionis di jalur Gaza.


Dewan perdamaian (Board of Peace) mendesak Hamas untuk melucuti senjatanya sebagai syarat rencana perdamaian Gaza.


Apa Itu Demiliterisasi Yang Dituntut ke Gaza?

Demiliterisasi yaitu proses penghapusan kekuatan militer, senjata, dan infrastruktur pertahanan di suatu wilayah. Dalam konteks Gaza, tuntutan demiliterisasi bearti Hamas dan faksi perlawanan lain di minta menyerahkan senjata, membongkar terowongan pertahanan, dengan imbalan di janjikan pencabutan blokade.


Namun, Hamas menolak dan menganggap tuntutan itu mengancam eksistensi serta perjuangan mereka, karena tuntutan demiliterisasi sepihak tanpa pengakhiran pendudukan justru berpotensi menjadi instrumen politik untuk membungkam hak rakyat palestina untuk membela diri. Dan menunjukkan adanya asimetri keamanan dan standar ganda dalam penerapan norma internasional. Di balik jargon damai itu tersembunyi upaya sistematis untuk membungkam hak rakyat Palestina dan untuk melanggengkan penjajahan.


Implikasi Demiliterisasi Tanpa Keadilan :

Pertama, Menghilangkan hak membela diri. Hukum internasional mengakui hak bangsa terjajah untuk melawan pendudukan dengan segala cara, termasuk perlawanan bersenjata. Memaksa Gaza demiliterisasi sementara Israel tetap menjadi kekuatan militer dominan di kawasan Gaza justru menciptakan ketidakseimbangan total. Rakyat Gaza menjadi rentan tanpa ada jaminan keamanan.


Kedua, Mengabaikan Akar Masalah. Konflik Palestina dan Israel bukan sekedar soal senjata. Akarnya adalah pendudukan, perampasan tanah, blokade 17 tahun, dan pelanggaran hak asasi. Demiliterisasi hanya menyentuh "gejala" bukan penyakit. Perdamaian tanpa keadilan dan tanpa di akhirinya pendudukan hanya akan menjadi gencatan senjata sementara.


Ketiga, Menjadi Alat Politik Barat. Seruan demiliterisasi hampir selalu datang satu arah : untuk Gaza, sementara Israel terus mendapat pasokan senjata canggih dari Amerika Serikat dan Barat . Standar ganda ini menimbulkan sebuah pertanyaan, Apakah yang di inginkan benar-benar perdamaian, atau Gaza yang takluk dan diam ?


Dewan perdamaian (Board Of Peace)bukan mediator netral, tetapi jebakan kapitalisme global yang condong pada kepentingan Barat dan Zionis, upaya pelucutan senjata merupakan upaya Barat untuk menghentikan perlawanan rakyat Gaza dan juga bagian dari serangan pemikiran sebagai upaya mengubah cara pandang umat agar menganggap bahwa sebuah perlawanan itu sebagai ancaman dan penyerahan senjata sebagai jalan damai.


Dalam pandangan Islam : Damai bukan berarti lemah. Islam memerintahkan umatnya untuk cinta damai, namun juga tegas memerintahkan untuk membela diri saat di serang. Perdamaian dalam Islam berdiri di atas prinsip keadilan tanpa merampas hak membela diri.

Seperti Firman Allah SWT, yang artinya :" Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas ". (TQS . Al-Baqarah (2) : (90).

Makna dari dalil di atas : kita wajib membela diri tetapi ada aturannya yaitu tidak boleh membunuh warga sipil, merusak, atau membalas dengan berlebihan.


Dan dalil tentang cinta damai terdapat di dalam : (TQS. Al - Hujurot (49) : (9), yang artinya : "Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya” Makna dari dalil tersebut merupakan perintah tegas untuk mendamaikan pihak yang bertikai, damai harus di upayakan dulu.


Demiliterisasi Gaza yang tidak di sertai pengakhiran pendudukan, pencabutan blokade, dan mekanisme keamanan kolektif yang mengikat cenderung berfungsi sebagai instrumen politik untuk membungkam perlawanan, bukan menciptakan perdamaian berkelanjutan. Perdamaian yang adil dan langgeng hanya dapat di capai melalui pendekatan komprehensif yang menyentuh akar konflik, yaitu pentingnya persatuan umat Islam, kita wajib bersatu dalam ukhuwah islamiyah di bawah kepemimpinan Islam global, untuk menciptakan kekuatan militer yang besar untuk mengusir kaum kafir penjajah dan melindungi saudara-saudara muslim yang berada dalam penindasan kaum kafir.


Seperti sabda Rosululloh SAW, yang artinya : "seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Dia tidak mendzolimi dan tidak membiarkan saudaranya di aniaya orang lain. Siapa saja yang memenuhi hajat saudaranya, Allah SWT akan memenuhi hajatnya. Siapa saja yang melapangkan kesusahan seorang muslim, Allah SWT akan melapangkan kesukarannya pada hari kiamat. Siapa saja yang menutup aib seorang muslim, Allah SWT akan menutupi aibnya pada hari kiamat (HR. Muttafafaq 'alay).


Persatuan umat Islam ini hanya akan terwujud dengan tegaknya khilafah, karena hanya dengan institusi khilafah yang dapat menyatukan kaum muslim dan melindungi seluruh negeri muslim dari penindasan kaum kafir penjajah.

Lalu mengapa kaum muslim masih tidak mau menyatukan diri untuk menegakkan khilafah.


Wallahu 'alam bishowab

Nama

Bisnis,4,DPR RI,1,Filipina,1,internasional,1,K,1,KAI,62,Kampus,9,Kejati Sumbar,1,Kesehatan,1,Kota Padang,17,Motivasi,2,Nasional,23,Opini,70,ParagonCorp,1,Pasaman Barat,1,Pekanbaru,1,Pendidikan,5,Polri,2,Puisi,2,Sastra,2,Sawahlunto,1,Solusi Pengangguran,1,Sumbar,81,Teknologi,1,TNI,2,UNP,2,
ltr
item
Suara Padang: DEMILITERISASI GAZA, ANTARA PERDAMAIAN DAN PENINDASAN?
DEMILITERISASI GAZA, ANTARA PERDAMAIAN DAN PENINDASAN?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXWHvrK1LnKeR0XpkGkjJkJiXzJVf3MFGwyesCh3bGiab_PRl_EmumWpUVyX11dqfKxG9-fKKkCJqO7TsWQ56tCXJ-o-OnqPr5edTGTkHoViBXvYYGmRrEV3O1T7q38bZabsHzWmVigU79_K6lggd7pNNaLpw01Tx5uaza4Bg75lWwM8D2VS-NAWFD/s320/1000842181.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXWHvrK1LnKeR0XpkGkjJkJiXzJVf3MFGwyesCh3bGiab_PRl_EmumWpUVyX11dqfKxG9-fKKkCJqO7TsWQ56tCXJ-o-OnqPr5edTGTkHoViBXvYYGmRrEV3O1T7q38bZabsHzWmVigU79_K6lggd7pNNaLpw01Tx5uaza4Bg75lWwM8D2VS-NAWFD/s72-c/1000842181.jpg
Suara Padang
https://www.suarapadang.com/2026/04/demiliterisasi-gaza-antara-perdamaian.html
https://www.suarapadang.com/
https://www.suarapadang.com/
https://www.suarapadang.com/2026/04/demiliterisasi-gaza-antara-perdamaian.html
true
6569573957489143437
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content