PADANG – Musim kemarau yang melanda Kota Padang dalam sepekan terakhir mulai berdampak pada menurunnya debit sejumlah sumber air baku. Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya pasokan air yang masuk ke intake milik Perumda Air Minum Kota Padang, termasuk Intake Gambir di Kecamatan Lubuk Begalung.
Menurunnya debit air baku berdampak langsung terhadap kapasitas produksi air bersih di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pegambiran. Untuk menjaga pemerataan pelayanan kepada pelanggan, Perumda Air Minum Kota Padang menerapkan sistem penggiliran distribusi air di sejumlah wilayah terdampak.
Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan bahwa langkah tersebut diambil sebagai upaya menjaga kontinuitas pelayanan di tengah keterbatasan pasokan air baku.
“Berkurangnya debit air di Intake Gambir menyebabkan produksi air bersih di IPA Pegambiran ikut menurun. Untuk itu, kami menerapkan jadwal penggiliran distribusi air di wilayah Kompleks Pegambiran agar pelayanan kepada pelanggan tetap dapat berjalan secara merata,” ujarnya, Jumat (5/6).
Penggiliran distribusi mulai diberlakukan sejak Jumat (5/6). Pada pukul 08.00 hingga 19.00 WIB, distribusi air dialirkan ke kawasan Berlian 8, Berlian 2 Atas, Berlian Raya Blok M dan R, Zamrud, Mutiara, Berlian 2 Bawah, Berlian Raya Blok L, Berlian 3, Berlian 4, Berlian 5, Mustika 8, Mustika 9, Mustika 13, serta Mustika Raya Blok K. Sementara itu, pada pukul 19.00 hingga 08.00 WIB, distribusi dialihkan ke wilayah Ampalu (Bypass).
Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan untuk mengantisipasi kondisi tersebut dengan menampung air secukupnya sebagai persediaan dan menggunakan air secara hemat serta bijak selama masa penggiliran berlangsung.
“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk memanfaatkan air sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan. Langkah ini penting agar ketersediaan air dapat dinikmati secara merata oleh seluruh pelanggan yang terdampak,” kata Adhie.
Ia menambahkan, jadwal penggiliran distribusi dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan perkembangan kondisi debit air baku di Intake Gambir. Perumda Air Minum Kota Padang juga terus memantau kondisi lapangan guna memastikan pelayanan tetap berjalan seoptimal mungkin.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama pelanggan. Semoga kondisi debit air baku dapat segera kembali normal sehingga pelayanan dapat berjalan seperti biasa,” tutupnya.
