BBM Pertamax Naik di Tengah Sulitnya Ekonomi Masyarakat

 


Oleh. Fauzia Maheni


Kenaikan harga pertamax di tengah sulitnya ekonomi sangat berimbas pada turunnya daya beli masyarakat. Bahkan, di saat yang sama sering terdengar dari pedagang warung di pelosok Jakarta, banyaknya masyarakat yang membeli BBM ketengan. Bagi jutaan keluarga kelas menengah di Indonesia, angka-angka yang bergerak di papan bursa efek atau layar gawai belakangan ini bukan lagi sekadar statistik dingin. (kompas, 11-06-2026). 


Hingga saat ini, harga pertamax melejit, masyarakat kelas menengah banyak yang beralih ke pertalite. Kecemasan itu kian berwujud nyata. Sebuah kebijakan pengetatan moneter yang diambil demi meredam gejolak global akibat konflik Timur Tengah, namun di sisi lain, berisiko mengunci erat-erat daya beli masyarakat bawah dan menengah.


Tata kelola BBM dengan paradigma kapitalistik menjadikan BBM sebagai komoditas ekonomi yang terus mencekik rakyat. Antrean pembeli pertalite ikut mengular seiring pengguna yang beralih. Sementara itu, bahan bakar solar pun ikut sulit didapatkan. Masyarakat bawah terus terdampak kebijakan pemerintah. (kompas, 12-06-2026).


Hingga saat ini, kedaulatan energi di Indonesia sangatlah lemah. Sebab, situasi sekarang sudah kian mengawatirkan. Harga barang mulai merangkak naik perlahan. Kebutuhan rumah tangga meningkat, mulai dari kebutuhan dapur hingga perlengkapan harian.


Menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis pertamax dan pertamax green per hari ini, Rabu (10/6/2026). Harga pertamax menjadi sebesar Rp 16.250 per liter, naik Rp 3.950 per liter dari sebelumnya sebesar Rp 12.300 per liter. Sementara, harga pertamax Green menjadi sebesar Rp 17.000 per liter, naik Rp 4.100 per liter dari sebelumnya seharga Rp 12.900 perliter. (bbc, 10-06-2026).


Alasan pemerintah menaikkan harga pertamax, karena mengikuti perkembangan harga minyak dunia yang trennya menguat imbas konflik di Timur Tengah. Menteri ESDM Bahlil menyebutkan bahwa pemerintah tengah mengkaji berbagai langkah untuk menjaga kemampuan belanja masyarakat.


Namun, ia enggan menjelaskan kebijakan apa yang akan diambil pemerintah. Ia hanya menekankan bahwa saat ini pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga BBM subsidi guna mendukung daya beli masyarakat. hingga saat ini, pemerintah belum juga menyelesaikan permasalahan tentang kenaikan harga BBM. (kompas, 12-06-2026).


Paradigma kapitalistik terkait BBM, salah dan menzalimi rakyat, harus diubah dengan paradigma Islam. Solusi Islam terhadap kenaikan harga BBM (seperti pertamax), berakar pada prinsip kepemilikan umum dan tanggung jawab negara. Dalam pandangan Islam, energi termasuk barang yang menguasai hajat hidup orang banyak, sehingga negara wajib mengelola dan mendistribusikannya demi kemaslahatan rakyat.


BBM adalah hak rakyat yang bersumber dari harta kepemilikan umum. Islam melarang penyerahan pengelolaan sumber daya alam kepada mekanisme pasar bebas global yang memicu lonjakan harga bagi rakyat. 


Negara wajib mengelola harta milik umum, termasuk sumber daya energi dan memberikan pada rakyat dengan harga semurah-murahnya. Hadits Rasulullah Saw, “Imam adalah raa’in (gembala) dan ia bertanggung jawab atas rakyatnya.” (HR Bukhari).


Standar kepemimpinan harus disandarkan kepada Islam. Sosok pemimpin adalah pengurus yang bertanggung jawab atas rakyatnya. Maka, pemerintah wajib memakmurkan rakyatnya dan bertanggung jawab penuh atas kehidupan rakyatnya. 


Kedaulatan energi dan mekanisme baitul mal dalam sistem Islam akan menuntaskan problem pemenuhan BBM untuk rakyat. Dalam Islam, kepemilikan dibagi berdasarkan tiga yakni pertama, kepemilikan individu, kedua kepemilikan umum, ketiga kepemilikan nengara. Dari ketiga bentuk kepemilikan tersebut, bahan galian tambang merupakan hak kepemilikan umum dan haram diserahkan kepemilikannya kepada individu atau korporasi. 


Maka, tidak ada lagi jalan yang lain. Solusinya, hanya dengan menerapkan sistem Islam yang sudah Allah turunkan yaitu menerapkan sistem ekonomi Islam yang mengatur kepemilikan masyarakat. Karena, sesungguhnya hukum buatan manusia adalah sangat terbatas dan lemah, maka perlu diterapkan sistem Islam secara kaffah dalam bingkai khilafah. 


Dalam Al-Qur’an surat Asy-Syura ayat 42, Allah Swt berfirman, 


اِنَّمَا السَّبِيْلُ عَلَى الَّذِيْنَ يَظْلِمُوْنَ النَّاسَ وَيَبْغُوْنَ فِى الْاَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّۗ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ 


"Sesungguhnya kesalahan (untuk dituntut/dihukum) hanya ada pada orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di bumi tanpa (mengindahkan) kebenaran. Mereka itu mendapat siksaan yang pedih."


Wallahu'alam bishowab.

Nama

Bisnis,4,DPR RI,2,Filipina,1,internasional,1,K,1,KAI,102,Kampus,9,Kejati Sumbar,1,Kesehatan,1,Kota Padang,21,Motivasi,2,Nasional,24,Opini,78,ParagonCorp,1,Pasaman Barat,1,Pekanbaru,1,Pendidikan,5,Polri,2,Puisi,2,Sastra,2,Sawahlunto,1,Solusi Pengangguran,1,Sumbar,87,Teknologi,1,TNI,2,UNP,2,
ltr
item
Suara Padang: BBM Pertamax Naik di Tengah Sulitnya Ekonomi Masyarakat
BBM Pertamax Naik di Tengah Sulitnya Ekonomi Masyarakat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7uz5GR8KyELosSZY7frpN-2XLiFcwnNDau0hr3gAACTh6pTuJz9LJR6BoJtf-8lMz3Q3leQptz7vDyQU6OEzli9sBdWGTbOZ_YeM-_oHHX_bwdTFCyv_ZrhN-zsL-XCFQNi3HCBTVVwhv0tppI0tiQpEWeoWuB85B2ywYwKt2hBRn5iYNoc3gb0sD/s320/1000987570.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7uz5GR8KyELosSZY7frpN-2XLiFcwnNDau0hr3gAACTh6pTuJz9LJR6BoJtf-8lMz3Q3leQptz7vDyQU6OEzli9sBdWGTbOZ_YeM-_oHHX_bwdTFCyv_ZrhN-zsL-XCFQNi3HCBTVVwhv0tppI0tiQpEWeoWuB85B2ywYwKt2hBRn5iYNoc3gb0sD/s72-c/1000987570.jpg
Suara Padang
https://www.suarapadang.com/2026/07/bbm-pertamax-naik-di-tengah-sulitnya.html
https://www.suarapadang.com/
https://www.suarapadang.com/
https://www.suarapadang.com/2026/07/bbm-pertamax-naik-di-tengah-sulitnya.html
true
6569573957489143437
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content