Mentri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai iuran yang harus dibayarkan Indonesia secara sukarela setelah bergabung dengan Board of Peace (BOP) atau dewan perdamaian. Besaran iuran yang harus dibayarkan mencapai 1M US Dolar/ 16 Trilliun (29/1/2026).
Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh presiden Amerika Serikat yaitu Donald Trump. Dewan ini ditunjuk AS untuk mengawasi rekonstruksi dan pemerintahan Gaza.
Indonesia sendiri telah bergabung dengan Board of Peace dengan tujuan memperkuat peran dalam upaya perdamaian di Timur Tengah dan mendukung solusi dua negara untuk Palestina, namun beberapa pihak mengkritik bahwa rakyat Palestina tidak dilibatkan.
Board of Peace bisa menjadi salah satu upaya mencapai perdamaian, tetapi perlu diingat bahwa perdamaian sejati haruslah melibatkan semua pihak secara adil termasuk rakyat Palestina, dan komitmen yang kuat untuk menghormati hak hak asasi manusia dan hukum internasional.
Bergabungnya pemerintahan Indonesia adalah sebagai bentuk penghianatan terhadap saudara muslim Palestina. Bagaimana bisa Presiden Indonesia bergandengan tangan dengan orang yang memusuhi Palestina?
Muslim Palestina sampai dengan saat ini masih dijajah, dalam penjajahan gaya baru yang dibentuk oleh Donald Trump melalui Board of Peace, di sana akan dibangun gedung pencakar langit, wisata pantai, pelabuhan, dan bandara bagi Gaza baru.
Semua pembangunan yang akan dilakukan bukan untuk kepentingan warga Gaza, akan tetapi hal tersebut adalah kepentingan bagi elit politik dan ekonomi AS.
Palestina tidak membutuhkan Board of Peace untuk perdamaian di negerinya. Palestina membutuhkan bantuan dari negeri muslim lainnya untuk mengusir penjajah Israel dari Palestina
Wajibnya jihad terhadap negeri muslim untuk menolong saudara muslim kita di Palestina membutuhkan sebuah kekhilafahan negara Islam yang akan memfasilitasi jihad fisabilillah ke negeri Palestina.
Negeri-negeri muslim tidak boleh bergabung dengan negara kafir harbi fi'lan, haram hukumnya bergabung dengan negara ( AS dan Zionis) yang tengah memerangi muslim Palestina.
Negeri muslim berkewajiban untuk segera menegakkan khilafah, dan menjadikannya sebagai agenda utama saat ini untuk segara merealisasikannya.
Penulis
Heli Setiyawati
