PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang kembali menghadirkan kegiatan yang mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat melalui ajang WateRun 2026. Kegiatan tersebut diumumkan pada Sabtu (5/9/2026) dengan mengusung tema “Run for Better Health, Water for Better Life”.
WateRun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27 Desember 2026 dengan mengambil lokasi di sepanjang Jalan Samudera, kawasan Pantai Padang.
Kegiatan lari ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Perumda Air Minum Kota Padang. Selain menjadi sarana olahraga dan rekreasi, WateRun dirancang sebagai ruang untuk mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat sekaligus membuka peluang kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan.
Kepala Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan WateRun 2026 merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya Pemerintah Kota Padang dalam mendorong terciptanya masyarakat yang sehat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana menghadirkan aktivitas positif yang dapat dinikmati masyarakat.
“Melalui WateRun, kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kesehatan merupakan bagian penting dalam membangun kualitas kehidupan masyarakat,” ujar Adhie.
Tempuh Jarak 5,2 Kilometer
WateRun 2026 mempertandingkan kategori lari dengan jarak 5,2 kilometer. Jarak tersebut dipilih sebagai bagian dari konsep peringatan usia Perumda Air Minum Kota Padang yang memasuki usia ke-52 tahun pada 2026.
Rute lari akan dimulai dari kawasan Pantai Purus, Cimpago. Dari titik awal tersebut, peserta bergerak menuju Hotel My All pada kilometer 1,2.
Selanjutnya, peserta melewati Simpang Tambut pada kilometer 2,5 yang sekaligus menjadi lokasi water station. Pelari kemudian melanjutkan perjalanan menuju Simpang Hang Tuah pada kilometer 3,2 sebelum kembali menuju kawasan Pantai Purus, Cimpago.
Garis finis berada di kawasan Pantai Purus, Cimpago, dengan total jarak tempuh mencapai 5,2 kilometer.
Terbuka untuk Berbagai Kalangan
Adhie menyampaikan WateRun 2026 terbuka bagi berbagai kalangan masyarakat. Perumda Air Minum Kota Padang menargetkan lebih dari 1.500 peserta ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Peserta ditargetkan berasal dari Kota Padang, berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat, hingga sejumlah daerah lain di Indonesia.
Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat umum, komunitas lari, pelajar dan mahasiswa, instansi pemerintah, BUMN dan BUMD, perusahaan swasta, hingga wisatawan olahraga.
Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 4 September hingga 1 November 2026. Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan dapat melakukan pendaftaran dengan memindai kode QR yang terdapat pada poster WateRun 2026 atau mendaftar secara langsung melalui Eztix.id.
Siapkan Ratusan Hadiah
Tidak hanya menawarkan pengalaman berolahraga di kawasan Pantai Padang, WateRun 2026 juga menyiapkan ratusan hadiah menarik bagi peserta.
Berbagai hadiah telah disiapkan, mulai dari sepeda motor, sepeda, perangkat elektronik rumah tangga, voucher belanja, hingga hadiah menarik lainnya.
Adhie mengatakan keberadaan hadiah tersebut diharapkan semakin meningkatkan antusiasme masyarakat untuk ikut serta sekaligus menjadikan WateRun sebagai kegiatan olahraga yang menyenangkan.
Lebih dari sekadar perlombaan lari, WateRun 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup aktif dan sehat.
“WateRun ini bukan hanya sekadar event lari, tetapi gerakan masyarakat untuk hidup sehat sekaligus menjaga keberlanjutan air di Kota Padang,” kata Adhie.
Ia menambahkan, Perumda Air Minum Kota Padang berharap kegiatan tersebut dapat berkembang menjadi agenda tahunan. Dengan demikian, WateRun tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT perusahaan, tetapi juga dapat menjadi salah satu kegiatan yang memperkuat citra Kota Padang sebagai kota yang sehat, aktif, dan menarik untuk dikunjungi.
Melalui WateRun 2026, masyarakat diajak tidak hanya menikmati olahraga dan suasana Pantai Padang, tetapi juga membangun kesadaran bahwa pola hidup sehat dan keberlanjutan sumber daya air merupakan bagian yang saling berkaitan dalam menciptakan kualitas kehidupan yang lebih baik.
