PADANG – Perumda Air Minum Kota Padang memulihkan delapan intake yang terdampak banjir bandang pada 10 Oktober 2026. Pemulihan dilakukan secara bertahap, dengan tujuh intake kembali beroperasi pada Minggu (11/10/2026), disusul Intake Guo Kuranji pada Rabu (14/10/2026) pukul 22.00 WIB.
Kasubag Humas dan Protokoler Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menyampaikan bahwa tim teknis langsung melakukan penanganan setelah banjir bandang merusak sejumlah fasilitas air bersih. Delapan intake yang terdampak terdiri atas Palukahan, Taban, Sungai Duo, Sungai Sariak, Gariang, Latung, Pompa Latung, dan Guo Kuranji.
“Kami bergerak cepat melakukan perbaikan terhadap intake yang terdampak agar pelayanan air bersih kepada pelanggan dapat segera pulih,” ujar Afriyanto.
Dari seluruh fasilitas yang terdampak, Intake Guo Kuranji menjadi lokasi dengan kerusakan paling berat. Terjangan banjir menyebabkan bangunan intake jebol dan sejumlah pipa transmisi serta distribusi tersapu arus. Kerusakan tersebut membuat proses pemulihan membutuhkan penanganan lebih lanjut hingga fasilitas akhirnya kembali beroperasi pada Rabu malam.
Selama perbaikan berlangsung, Perumda Air Minum Kota Padang tidak hanya berfokus pada pemulihan infrastruktur, tetapi juga berupaya menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Distribusi dilakukan menggunakan mobil tangki, dengan dukungan armada dari Kementerian Pekerjaan Umum, BPBD Kota Padang, dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Afriyanto menjelaskan, penyaluran air tangki ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat selama proses pemulihan. Pelayanan tersebut juga menjangkau warga yang bukan pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang.
“Distribusi air bersih melalui mobil tangki kami lakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama proses pemulihan berlangsung,” katanya.
Selain menangani kerusakan fasilitas air bersih, Perumda turut melakukan perbaikan akses jalan utama menuju kawasan Guo Kuranji. Penanganan juga mencakup dinding penahan jalan yang terdampak banjir, guna membantu memulihkan akses masyarakat dan mendukung kelancaran aktivitas di wilayah tersebut.
Upaya pemulihan juga disertai penyaluran bantuan sosial. Pada Kamis (15/10/2026), Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyerahkan paket sembako kepada warga Kampung Apa, Lubuk Minturun, serta masyarakat di sepanjang kawasan Guo Kuranji.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang menghadapi dampak banjir bandang. Di tengah kerusakan infrastruktur yang juga dialami perusahaan, dukungan kepada warga tetap dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok selama masa pemulihan.
Perumda Air Minum Kota Padang berkomitmen melanjutkan penanganan dampak bencana melalui pemulihan infrastruktur, distribusi air bersih, perbaikan akses jalan, dan bantuan sosial. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan kondisi masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih di Kota Padang.
