Dampak Banjir Hebat Rakyat melarat

Oleh: Ernawati Rukmana 

Di kutip dari Koran pikiran Rakyat, 19/12/2025 - Bagian dari upaya meminimalkan banjir, Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan normalisasi sungai cipamokolan lama sepanjang 2,7 km, beriringan dengan hal itu dilakukan juga pelebaran sekitar 2,3 m dari sisi kanan dan kiri sungai. 

Bupati Dadang Supriatna menyampaikan pihaknya terus berupaya, menanggulangi persoalan banjir di Kabupaten Bandung, pihaknya mengikut sertakan unsur pentaheliks untuk melakukan upaya penanggulangan banjir secara bersama sama. 

Bergerak dengan pendekatan pentaheliks, sebagaimana di Tegalluar, Bojong Soang dan DayeuhKolot. "Kami menghimbau kepada unsur pentaheliks, terutama pengusaha untuk meningkatkan kepekaan dan kepedulian akan persoalan banjir. Banjir akan menimbulkan dampak pada semua (seluruh elemen Kabupaten Bandung)." ucap Dadang.

Dadang mengatakan normalisasi 2,7 km sungai Cipamokolan lama merupakan salah satu upaya meminimalkan banjir .

Selain Banjir di Kabupaten Bandung seperti kita ketahui ada juga banjir Sumatera, banjir bandang di Guci Tegal Jawa Tengah lalu di Bekasi, di Pelabuhan Ratu dan masih banyak lagi yang terdampak. Tentu saja kita bisa melihat kerugian-kerugian akibat banjir dimana-mana, banyak yang kehilangan nyawa, harta dan benda serta lain sebagainya 

Coba renungkan disini siapa yang harus disalahkan? yang jelas bukan karena derasnya hujan, tetapi dampak dari perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab. Membiarkan kerusakan alam yang dilegalkannya oleh pemerintah, maka dari itu alam sudah tidak bersahabat, tidak ramah itu dikarenakan alam hanya meminta pertanggungjawaban tentang sebab dan akibat dari ulah manusia itu sendiri. 

Alam hanya berserah diri karena hutan serta pohonnya ditebang dengan serakah, lalu kita lihat demi proyek tambang, gunung juga dibelahnya sedangkan gunung merupakan pasaknya bumi alam ini. Lalu banyak lahan yang dibiarkan gersang, cuaca yang sangat buruk, disitulah alam sudah tidak bersahabat lagi dengan kita, maka datanglah bencana dengan waktu yang tepat. 

Banyak solusi disistem kapitalis tapi sangatlah lamban, coba lihat setelah semuanya raib barulah bantuan datang disaat rakyat yang sudah banyak menjadi korban, lalu bermunculan para bantuan disertakan janji-janji manis yang tak pasti.

Disaat rakyat terkena dampak ijin-ijin proyek yang merugikan tetap berjalan dan siapa lagi yang menjadi korban selanjutnya? Tak lain dan tak bukan adalah rakyat. Kebijakan yang merugikan terus berulang maka tak heran jika musibah datang lagi melanda.

Disini kita sering menyalahkan alam, padahal yang patut disalahkan adalah sistem kufur yang kita emban yaitu Sistem kapitalisme. Karena apa? Disistem kapitalisme yang dipikirkannya adalah hanya keuntungan yang sebesar-besarnya yang masuk pada kantong pribadi, walaupun yang dipertaruhkan keselamatan masyarakat banyak. 

Sangat berbeda sekali dengan sistem Islam, karena Islam memandang hutan, air dan tambang adalah sebuah amanah dan bukan untuk dikomersilkan. Fakta saat ini yaitu negara bukan pelindung rakyat tapi lebih sering memfasilitasi investasi Asing dan Aseng, jadi kerusakan alam itu akibat dari sistem yang salah kaprah. 

Sebagaimana yang tertulis dalam Qur'an surat AR-Rum 30 ayat 41 yang artinya "Telah tampak kerusakan didarat dan dilaut.Disebabkan perbuatan tangan manusia .Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar)"

Maka solusinya untuk korban banjir yang terdampak, bukan bantuan sesaat dan tanggul tanggul darurat. Tetapi sangatlah jelas akar dari masalah itu semua adalah sistem, dengan bersegera melaksanakan Islam yang kaffah, semua permasalahannya tertuntaskan secara menyeluruh, maka perubahan itu menjadi solusi dan alam pun tetap terjaga dengan benar, sehingga masyarakat akan merasa tentram aman sentosa dan berada dalam kedamaian karena sudah merasa terlindungi dengan baik. Yuk segera kembali ke Islam yang kaffah dan tinggalkan sistem yang merusak yaitu sistem kapitalisme.

Wallahu alam bishowwab.

Nama

Bisnis,4,Filipina,1,internasional,1,KAI,19,Kampus,9,Kejati Sumbar,1,Kesehatan,1,Kota Padang,14,Motivasi,2,Nasional,18,Opini,27,ParagonCorp,1,Pendidikan,5,Puisi,2,Sastra,2,Solusi Pengangguran,1,Sumbar,48,Teknologi,1,TNI,2,UNP,2,
ltr
item
Suara Padang: Dampak Banjir Hebat Rakyat melarat
Dampak Banjir Hebat Rakyat melarat
Oleh: Ernawati Rukmana
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisUCI0fhczaN2AAg_KyFor5q6QMEiraero-3tuJNV9NPZBoXAKaz5sTsETG_5DF_jmXIULTBaMDESAc2Q8eVRrIWk3W8k8Vl-Sa-bNbVAHTB4xz8ANswfvCMpvyacYO9ID0VFc0ECVeyytzPbwGS3de0Oo_wmidu3rbs2vbQUPz3adkkRCuG9Hf9MX/s320/1000638140.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisUCI0fhczaN2AAg_KyFor5q6QMEiraero-3tuJNV9NPZBoXAKaz5sTsETG_5DF_jmXIULTBaMDESAc2Q8eVRrIWk3W8k8Vl-Sa-bNbVAHTB4xz8ANswfvCMpvyacYO9ID0VFc0ECVeyytzPbwGS3de0Oo_wmidu3rbs2vbQUPz3adkkRCuG9Hf9MX/s72-c/1000638140.jpg
Suara Padang
https://www.suarapadang.com/2026/01/dampak-banjir-hebat-rakyat-melarat.html
https://www.suarapadang.com/
https://www.suarapadang.com/
https://www.suarapadang.com/2026/01/dampak-banjir-hebat-rakyat-melarat.html
true
6569573957489143437
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content