![]() |
| Oleh : Advokat Ki Jal Atri Tanjung Putra Air Bangis di Kota Padang. |
Sehubungan dengan adanya surat pengaduan POKDARLING KAMPUNG PADANG AIR BANGIS PASAMAN BARAT mengenai meningkatnya keresahan dan harapan masyarakat mengenai keberadaan buaya🐊 dan aktifitas buaya yang menyerang masyarakat Air Bangis, sehingga sudah banyak korban yang luka-luka dan berjatuhan disebabkan di kejar dan di serang oleh buaya, termasuk anak-anak yang sedang mandi-mandi di sungai dan di pinggir pantai. Masyarakat mengharapkan ada solusinya yang adil dan bermanfaat bagi kemanusiaan masyarakat di Air Bangis Pasaman Barat. Advokat Ki Jal Atri Tanjung selaku Putra Air Bangis di Kota Padang menghimbau kepada Pejabat yang berwenang, Pemerintah Nagari, Pemerintah Daerah Pasaman Barat dan Pemerintah Sumatera Barat agar segera mencarikan solusi terhadap masalah ini, sehingga masyarakat Air Bangis bisa hidup dengan baik tanpa kecemasan dari serangan buaya, tentunya solusi yang berkeadilan, ber kemanusiaan dan terjauh dari rasa kecemasan yang selalu menganggu Ketertiban dan keamanan masyarakat di Air Bangis Pasaman Barat. Advokat Ki Jal Atri Tanjung selaku Putra Air Bangis di Kota Padang menyampaikan saran dan pendapat mengenai solusi yang diharapkan.
Solusi untuk mengatasi buaya yang sering membahayakan masyarakat di Air Bangis bisa dilakukan dengan beberapa cara:
1. Penangkaran Buaya
Membuat penangkaran buaya dapat menjadi solusi untuk mengurangi populasi buaya di alam liar. Penangkaran ini juga dapat menjadi tempat wisata edukasi dan peluang ekonomi bagi masyarakat ¹ ² ³.
2. Pemasangan Papan Himbauan
Pemasangan papan himbauan di lokasi-lokasi rawan buaya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya buaya. Papan himbauan ini dapat berisi informasi tentang cara menghindari serangan buaya dan apa yang harus dilakukan jika terjadi serangan ⁴.
3. Edukasi Masyarakat
Edukasi masyarakat tentang perilaku buaya dan cara menghindari serangan buaya sangat penting. Masyarakat perlu memahami bahwa buaya adalah satwa liar yang perlu dilindungi ³.
4. Kerjasama dengan BKSDA
Kerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sangat penting dalam mengatasi masalah buaya. BKSDA dapat membantu dalam penangkapan dan penangkaran buaya ² ¹.
5. Pembangunan Kawasan Konservasi
Pembangunan kawasan konservasi buaya dapat menjadi solusi jangka panjang untuk melindungi buaya dan masyarakat. Kawasan konservasi ini dapat menjadi habitat buaya dan juga tempat wisata edukasi ⁵.
Masalah buaya yang sering muncul di Air Bangis, Pasaman Barat, Sumatera Barat, telah membuat masyarakat resah dan merasa tidak aman. Kelompok masyarakat telah membuat surat pengaduan ke Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat untuk meminta solusi atas masalah ini.
Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat dapat berperan dalam menyelesaikan masalah ini dengan:
- Mengkoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat: Untuk memastikan bahwa masalah buaya ini ditangani dengan serius dan efektif.
- Mengaktifkan Tim Penanganan Buaya: Tim ini dapat terdiri dari ahli satwa liar, petugas BKSDA, dan aparat keamanan untuk menangani buaya yang mengganggu masyarakat.
- Menyediakan Dana: Untuk mendukung upaya penangkapan dan penangkaran buaya, serta edukasi masyarakat.
- Mengimplementasikan Program Edukasi: Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perilaku buaya dan cara menghindari serangan buaya.
Dengan kerjasama antara Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, dan masyarakat, diharapkan masalah buaya di Air Bangis dapat diatasi dan masyarakat dapat hidup lebih aman dan nyaman.
